Tampilkan posting dengan label My Story. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label My Story. Tampilkan semua posting

Minggu, 23 Maret 2014

23 Maret 2014

Hari ini merupakan salah satu hari terindah dlm hidupku. Aku mungkin tak kan melupakan moment ini...
" Lahir : 7-7-1983 & 24-6-1990
  Ketemu : 2013
  Jadian : 2-7-2013
  Tunangan : 14-2-2014
  Married : 24-5-2014 "

Aku tidak bisa mengungkapkan bagaimana perasaanku saat ini, tapi saat aku mengucapkan setiap kata-kata itu, itu adalah " Kita ". Yaah, kita... Itu sudah cukup mewakili perasaanku.
Entah aku bodoh atau bagaimana, atau bahkan jika semua orang mengatakan aku berlebihan (lebay), meskipun banyak hal menyakitkan yang kutemukan hari ini, aku merasakan bahagia...
Hari ini, ku maafkan diriku sendiri atas hal yang tak seharusnya pernah kulakukan.

Sabtu, 06 Juli 2013

Forgive me

Oppa, you never really left.
I'll always remember you.
I can't forget you or erase you from my heart.
I'm able to get my happiness with maz Anton,
and I hope you're smilling seeing us from there...

Maafkan aku...
Maaf, karena selalu menyusahkanmu,
Membebanimu,
Menyakitimu,
Dan terlebih karena aku selalu menyayangimu.
Aku akan pergi...
Pergi jauh darimu.
Agar kau dapatkan kebahagiaanmu...



with love,
Meea

Kamis, 04 April 2013

Hari ini

"Ad' cew baek kok psti ntr dpt yg baek jg... 
Mz bkn cow yg baek mz gk pantes bt ad' 
ad' psti dapetin cow yg lebih baek n lbih sgalax dri mz...
Mz pngn liat ad' sneng akhirx nnti... 
Jngn prnah sdih jngn prnah nngis krna cow aplgi tu krna mz,mz gk pntes bt dtangisi...
Mia kuat kok,jngn prnh nglakuin yg aneh2 lg ya...
Jga ksehatanx,jga dri baek2,jngn suka tdr mlm,jngn suka tlat makan..."

22 Okt. 2011        02:17
Dari : Nafi Oppa


Ya aku akan menjaga diriku baik-baik mz . . .
Mz gk perlu khawatirkan aku lagi. Tapi berjanjilah kau pun tak kan membuatku khawatir lagi . . .
I'll always remember you.

Jumat, 15 Maret 2013

"Duit 10 Ribu ku"

Pagi ini setelah aku bersih-bersih rumah, mandi, dan sholat Dhuhah, aku ganti baju di kamar. Karena melihat lemariku berantakan, sambil berdandan aku menata baju-baju dalam lemari agar rapi dan enak dipandang. Sebuah foto dalam frame kecil terjatuh ketika aku menarik tumpukan baju rak paling atas. Teringat kemarin ketika kakakku pinjam baju dan meledekku karena menemukan foto itu dibawah baju. Saat itu aku malu sekali lalu merebutnya dan melemparkan kedalam lemari tanpa melihat. Sekarang aku hanya bisa tersenyum mengingat kejadian itu. Ku tatap wajah seorang laki-laki dalam frame yang matanya balik menatapku tajam.Mata yang aku rindukan . . .

Aku taruh frame itu di keranjang foto-foto diatas lemari tempatku biasa menumpuk koleksi DVD dan album foto. Didalam keranjang itu juga ada 1 frame lagi dengan foto laki-laki yang sama, kulihat sebentar lalu ku taruh kembali dengan hati-hati. Aku juga teringat foto-foto lain laki-laki itu yang kusimpan di dompetku yang telah lusuh. Sebenarnya sudah lama aku berniat ingin membeli dompet baru karena aku takut akan merusak foto-foto itu jika tetap didalam dompet lusuhku. Tapi belum ada yang kesempatan untuk membelinya karena aku yang jarang keluar sekarang.

Aku buka dompet itu, tapi entah mengapa bukan foto didalamnya melainkan aku tertarik melihat sisa uangku. Aku ambil lembar-lembar uangku dan mulai menghitungnya . Tiba-tiba mataku sekilas seperti melihat tulisan yang janggal pada uang 10ribuan. Ku tarik 2 lembar 10ribuan dari tangan kiriku. Dan benar saja, salah satu lembar 10ribuan-ku ada tulisan dari bolpoin hitam. Tapi bukan coretan tinta hitam di lembar uangku itu yang membuatku terkejut, akan tetapi sebuah kata yang bertulis "Hanafi".


Ini sungguh aneh . . .
Seingatku aku belum membuka dompetku sepulang dari Jombang tgl 12 kemarin. Jadi aku simpulkan uang itu aku dapatkan ketika berada di Jombang, karena sewaktu berangkat uangku hanya lembaran 100ribuan dan 50ribuan. Kuingat-ingat lagi sepertinya aku membeli jus di Peterongan menggunakan uang 50ribu dan diberi kembalian yang ada pecahan 10ribu. Tapi aku masih sangsi dari mana sebenarnya ku dapatkan uang 10ribu bertulis nama itu. Tapi otakku tidak bisa mengingat hal lain lagi, aku memang orang yang pelupa!
Apa ini yang dinamakan sebuah kebetulan?? Mengapa kebetulan ini sangat aneh dan janggal . . .
Di Jombang aku memang bertemu dengan pemilik nama itu. Tapi kami tidak saling mengobrol, saat itu aku hanya salaman dengannya ketika dia pamit pulang di acara pernikahan temenku. Hanya itu. Lalu mengapa aku mendapatkan uang aneh itu sepulang dari Jombang?? Dari mana asalnya? Yaa, ini bisa saja hanya kebetulan. Tapi kebetulan ini sangat tidak masuk akal bagiku . . .

Senin, 21 Januari 2013

TRAUMA


Pernahkah Anda bertanya padaku mengapa demikian?
Pernahkah Anda bertanya padaku alasan aku jarang keluar rumah dan lebih suka di dalam kamar?
Nihil. Anda tak pernah melakukan itu.
Pernahkah Anda bertanya mengapa aku tiba-tiba sangat bernafsu makan dan tiba-tiba tidak mau makan?
Pernahkah Anda bertanya mengapa aku terlihat pucat dan sembab ketika bangun tidur, kemudian tiba-tiba aku berubah menjadi sangat bersemangat disaat bersamaan?

Selama aku berada disini semenjak 2,5 tahun yang lalu aku tak pernah dapat beristirahat dan beraktifitas dengan tenang. Aku takut… Aku takut semua gerak-gerikku diawasi orang. Aku sangat takut…
Tak ada seorang pun yang bertanya … bahwa sebenarnya aku mengalami trauma. Aku telah berusaha mengatasi itu tapi tetap saja aku takut jika bertemu dengan orang sini, berpapasan dengan orang-orang sini. Kalau saja ada yang memperhatikanku jika diajaknya bicara dengan orang-orang sini, aku tak pernah melihat mata orang itu, aku pasti terlihat sedidit gugup dan terkadang sampai berkeringat dingin. Selama ini aku sangat tersiksa disini… aku selalu ingin pergi dari sini…

Kejadian 2,5 tahun yang lalu semakin menghancurkan hidupku. Aku memang bukan anak yang berbakti, bukan juga anak yang sholihah, dan semua itu semakin diperparah dengan kejadian 2,5 tahun yang lalu. Aku telah mempermalukan diriku sendiri dan keluargaku di kampung ini karena berhubungan dengan laki-laki brengsek itu. Laki-laki itu telah merusak segalanya yang tersisa dari hidupku yang sekarat dengan menyebarkan rumor tentangku sehingga orang-orang mengenalku, memperbincangkanku. Sejak itulah aku takut bertemu dengan orang-orang sini, aku takut jika mereka melihatku mereka akan menilaiku, memperbincangkanku. Aku tidak pernah bisa merasakan nyaman lagi tinggal disini…

Aku mudah bahagia oleh hal-hal kecil, aku juga mudah sedih oleh hal-hal kecil yang sangat sepele.
Bagiku kebahagiaan yang sebenarnya telah benar-benar menghilang dariku. Aku tak akan dapat merasakan kebahagiaan yang sesungguhnya lagi…

Sabtu, 19 Januari 2013

Puisi Cintaku



Cintaku datang padaku seperti kebohongan, lalu kebohongan itu menjadi 'Cinta'
Dan aku pun belajar dari semua itu . . .
Memang benar, terkadang ada sebuah kebenaran dalam sebuah kebohongan . . . yaitu Cinta . . .
. . . Dalam Ruang dan Waktu yang tiada batasnya. . .
Dalam waktu yang tiada batas, kita dilahirkan pada era yang sama
Dan dalam ruang yang tiada batas, bisa bertemu dan bersama denganmu
Aku sadar itu adalah sebuah kebetulan dan keajaiban yang indah
Akhirnya, aku tlah menemukan hatiku yang telah hilang . . .
Di Kota itu, saat dimana masa lalu dan sekarang telah terjadi
Itu memakan waktu yang sangat lama . . .
Tapi, saat itu ku yakin aku bisa denganmu
Terimakasih telah bersabar untuk diriku
Aku mencintaimu . . .

"Menurutku. . . Sejarah sama halnya dengan Cinta.
Itu mengingatkan pada nilai cinta melalui kenangan kita"

With Love,
Mee 

Kamis, 03 Januari 2013

New Year 2013

01-01-13
Yak, foto ini diambil pada saat tahun baru 2013 kemaren. Tepatnya di atas puncak Si Kunir dataran Dieng Wonosobo Jateng. Saat ini aku tidak akan menceritakan bagaimana tahun baru 2013 kulalui, dilain hari aku pasti akan menuliskan perjalananku ini. Saat ini aku sedang dalam mood yang kurang baik, jadi aku akan menceritakan mengapa aku begini. Masih terasa jelas satu kesedihan dari perjalanan itu. Tentu saja ini tentang aku dan dia . . . Seorang laki-laki di dalam foto itu, siapa lagi?
Aku senang, bahagia bisa liburan . . . Apalagi dengan dia. TENTU! Hanya saja ada moment dimana saat aku  harus menyembunyikan air mataku di depan dia.
Subuh itu... Aku sangat kedinginan. Aku meringkuk bergelung didalam selimut diatas rumput beralas karpet tipis yg udah basah. Semalaman terjaga di lapangan terbuka yang super dingin itu membuat tubuhku seakan membeku. Ditambah lagi perutku udah perih karna lapar. Aku udah gak peduli lagi tatapan teman-teman yang menganggapku mungkin lebay atau berlebihan, ya karna mreka tidak tahu aku menahan sakit di perut alias magh ku kambuh. Tapi tiba-tiba saja dia duduk di depan membelakangiku sambil menarik selimutku menutupi muka ku yang terkena udara pagi. Aku hanya diam sambil menikmati hawa hangat yang menyelimutiku. Aku terkantuk-kantuk, mungkin aku sempat tertidur sampai aku tersadar ada sepasang telapak tangan hangat menutupi dan membelai muka ku. Aku mendongak . . . itu tangan dia! Dia mencoba menghangatkanku dengan caranya yang unik agar tidak terkesan memperlihatkan kepada orang lain. Ya, sepertinya hanya kami berdua yang tahu dia lakukan. Lalu dia menarik tangannya. Ku perhatikan dari balik selimutku, dia menghangatkan tangannya di dekat api unggun kemudian mengusap-usapkan lagi pada muka ku, menutupnya dengan kedua telapak tangannya sambil berbisik agar aku tidur.
Seketika air mataku menerobos keluar . . . cepat-cepat kuusap dengan selimut. menahan mataku agar tidak mengeluarkan air mata. Rasa haru, sedih, sakit menjadi satu dalam hatiku. Mengapa dia melakukan itu . . . Harusnya dia tak perdulikanku. Hubungan kami sudah kandas 1 tahun lebih yang lalu, mengapa dia masih begitu perhatian padaku?
Kedua kalinya aku hampir mau menangis lagi ketika menaiki dan menuruni puncak Si Kunir. Saat aku hampir terpeleset, dia menahanku, menggenggam tanganku dengan lembut membimbing jalanku . . . Aku sadar ternyata dia selalu berjalan di dekatku, di belakangku atau disampingku memastikan aku akan baik-baik saja. Yah aku tahu . . . Dan itu semua menjadikan kenangan tak terlupakan untukku. Hanya aku, dia, dan Tuhan yang tahu bagaimana perasaan kami. Aku cukup memahaminya sebagai rasa sayang . . . Dan aku . . . sangat menyayanginya . . .

Minggu, 23 Desember 2012

Sunday Morning... ^^

mee

Minggu yang bahagia setelah dua hari terkapar diatas kasur... Hoaaamm.. Hari yang panjang, waktu untuk istirahat.hehehe semestinya^^ Rasanya segeeerr banget nih badan udah bisa mandi peke luluran lagi :D
Iyalah udah dua hari gitu aku gak mandiii. Semua orang pada kaget juga tiba-tiba aku jatuh sakit, apalagi aku... Padahal aku juga gak punya kesibukan apapun, rutinitas setiap hari cuma nyapu, ngepel 2x seminggu, cuci piring, kadang masak, ngajak maen ponakan, terkadang mandiin juga dan nyuapin makan, gitu-gitu ajah kok.. Tapii, toh aku sakit juga, jadi ya emang waktunya sakit ajah. Tapi sebelnya tuhh sakitnya komplit banget ngett ngett.. udah radang tenggorokan, sakit gigi campur migren, tulang meradang, and then.. jadilah demam tinggi. Bener-bener hari yang buruk, hanya bisa terbaring, makan pun gak nafsu, apalagi satu ini yang paling aku benci yaitu minum obat (alias Pil) rasanya seperti hidup segan mati tak mau.
Tapi lebih kasihan lagi dengan kedua orang tuaku terutama ibuku, selain memikirkan aku juga pasti capek banget melakukan semua pekerjaan rumah sendirian ditambah gak ada yang gantiin ngasuh ponakanku.
Oh ya, aku baru tahu kenapa sepanjang malam dalam 2 hari kemaren mereka nemenin aku tidur. Ternyata sepanjang malam aku gak berhenti ngigau dalam tidur... Terlebih karena dalam tidurku beberapa kali aku menyebut nama 'seseorang'. Yah, orang itu. Kalau menurut mbak ku, aku sakit tuh karena aku merindukan orang itu... emm, aku sendiri sih gak percaya karena hampir 2 minggu ini aku gak lagi memikirkannya. Walaupun sempat sms-an beberapa kali dan dia telpon aku, aku juga bersikap biasa ajah. Jadi penafsiran mbak salah besar. Kata Ibu, semalam aku udah gak nyebut nama dia lagi. Hanya malam pertama aku sakit namanya ku sebut-sebut. Tapi aku masih ingat semalam aku emang mimpiin dia. Dalam mimpi itu sangat jelas sekali, setiap percakapan dan juga orang-orang didalamnya. Jika sebelum-sebelumnya aku selalu mimpi dia milikku, kali ini berbeda. Karena ini pertama kalinya aku mimpi dia yang gak bisa ku miliki persis seperti di kehidupan nyataku. Karena mimpi itu terasa sangat nyata, aku bisa mengingat semuanya kurang lebih seperti ini...
Dalam mimpi, entah bagaimana ceritanya tahu-tahu saat aku bangun tidur (dalam mimpi) seperti biasa aku bersih-bersih rumah termasuk rumah yang baru dibangun disamping rumah induk, muncullah si 'dia' (yg namanya gak boleh disebut) dari dalam salah satu kamar rumah baru. Aku yang kaget bukan langsung bertanya pada 'dia', tapi aku lari ke rumah induk mencari ibuku. Aku tanya, dan ternyata rumah baru itu dikost-in sama Ibu jadi tinggallah 'dia' dan kawan-kawannya disamping rumah. Awalnya aku heran dan bertanya-tanya mengapa 'dia' harus kost dirumahku, tapi aku gak mau tahu lagi, disitu aku cuma ingin ngelupain 'dia' jadi sebisa mungkin aku menghindarinya... Lalu tiba-tiba datang seorang cewek sebut aja si 'A' (mantannya) malam-malam kerumahku untuk bertemu dengannya. Kita sempat mengobrol, saling bertanya keadaan kebetulan Ibu gak ada dirumah terus aku nganterin si 'A' ke kost-an untuk bertemu 'dia'. Kost-an itu ramai tapi 'dia' gak terlihat, aku tanya sama anak kost dimana 'dia', kata mereka 'dia' ada didalam kamar. Karena aku gak mau ketemu 'dia', jadi aku suruh si 'A' ngetok kamarnya sendiri sambil tak lupa aku bilang untuk mengobrol di ruang tamu saja karena itu memang sudah menjadi peraturan yang ditetapkan Ibu bagi anak kost jika ada tamu cewek. Sebenarnya aku gak mau tau si 'A' mau masuk kamar kek atau apa kek tapi aku gak pengen aja nanti Ibu marah-marahin aku. Belum juga aku keluar dari kost, si 'A' manggil aku buat manggilin 'dia' soalnya diketok gak dibukain. Rada sebel juga kenapa gak minta tolong ma anak laen aja sih. Tapi ya akhirnya aku nurut ajah, masih sebel jadi aku gedor-gedor tu pintu, 'dia' teriak dari dalem kenapa? aku bilang 'A' nyariin... sebelum 'dia' keluar aku langsung ngacirrr... Dan enggak tau kenapa, anak kost pada mbuntut aku semua, ikut ke rumah induk ngajakin aku PSan. Paginya aku dibangunin sama Ibu (masih dalam mimpi), aku bertanya ada apa karena aku masih sangat ngantuk akibat main PS semalaman. Ibu menyuruhku mengantar makanan buat 'dia' dan tamu-tamunya... Aku marah-marah, aku jengkel banget ngapain juga pagi-pagi bangunin aku cuma nyuruh ngantar makanan biasanya juga Ibu sendiri yang ngantar makanan. Ibuku emang baik hati kalau punya makanan suka ngasih anak-anak kost... Seketika aja aku langsung melek waktu Ibu bilang kalau jajan-jajan itu dibawain sama tamu-tamunya 'dia', dan katanya jajannya banyak banget makanya Ibu nyuruh agar jajan-jajan itu disuguhin ajah sama dikasihkan anak-anak kost. Aku langsung ajah bangun penasaran siapa orang yang bawa jajanan buat Ibu, untuk apa repot-repot kayak gitu kenal ajah gak sama Ibu. Setelah cuci muka dan pake sweater aku bawa jajan itu, sebelum masuk kost melalui pintu samping sekali lagi aku bertanya sama Ibu. "Orangnya yang tadi malem gak?", "enggak, yang sekarang tiga cewek. 'dia' genda'ane akeh banget sih Ibu gak suka" kata Ibu. Terang aja aku kaget sama ucapannya Ibu, gak mau ambil pusing aku langsung bawa tu jajan masuk. Diruang tamu sambil nyuguhin aku lihat satu-persatu cewek-cewek itu. Dan yaah, aku mengenali mereka semua... mereka adalah si 'B', si 'C', dan  si 'D'. Terus si 'C' ngomong.. "Mia gak usah repot-repot...", "aku gak repot kok, kan kalian juga yang bawain jajan, Ibu gak boleh makan jajanan ginian sih soalnya..."jawabku, dalam hati sebel juga sama Ibu yang nyuruh aku nyuguhin jajan kayak gini aku udah seperti pembantunya mantanku aja.hufff
Sambil pamit sekilas aku lihat 'dia', ternyata 'dia' lagi menatapku... serrrrr darahku berdesir, cepat-cepat aku langsung pergi, di dapur sambil naruh nampan Ibu ngomong dari belakangku.. "Ibu tau kamu masih menyukainya, tapi lihatlah wanita-wanita yang selalu mendatanginya itu kenapa harus datang ke kost-an cowok?kalau bukan 'dia' yang mengijinkan, bahkan 'dia' saja gak bisa ngejaga perasaanmu. Ibu memang menyukai 'dia' seperti anak sendiri karena 'dia' sangat sopan dan melek agama dari dulu Ibu pengen punya anak cowok kayak 'dia'. Kalau 'dia' gak bisa jadi milikmu ikhlaskan saja, biar Ibu aja yang jadi Ibunya tidak perlu kamu".
Jadi begitulah mimpinya, karena setelah Ibu ngomong gitu aku langsung terbangun (bangun beneran)...
Kembali ke alam nyata, terbangun aku termenung memikirkan isi mimpiku. Aku raba wajahku, gak ada air mata... Syukurlah... Aku hanya memaknai itu semua sebagai kekuatanku. Segala yang tak baik tak kan lagi membuatku menangis, benar aku masih mencintainya tapi cintaiku padanya tak kan membuatku menangis lagi karena cintaku selalu menguatkanku... Kembali aku mengingat mimpi itu, sambil masih terbaring aku berfikir mungkin keadaan akan segera kembali normal seperti dulu... Mungkin pemaknaan perkataan Ibu dalam mimpi itu adalah aku harus bisa ikhlas dan menerima semua kenyataan ini, kami lebih baik bersaudara seperti dulu... bisakah dia menjagaku sedangkan terlalu banyak wanita disekelilingnya bahkan dia saja tak berniat sedikitpun untuk menjaga perasaanku.
Lalu aku berfikir mengapa tidak ada Ayah dalam mimpiku???
Berfikir...aku berfikir...tapi saat aku mencari-cari dimana sosok Ayah yang kucintai yang muncul hanya dia saja. Sampai akhirnya aku sadar bahwa aku selalu menyayanginya, menghormatinya, mencintainya bagaikan Ayahku. Yah, mungkin dalam mimpi itu dia sebagai dia dan sebagai Ayah. Mungkin yang sedang dibicarakan Ibu itu adalah Ayah. Mungkin...itu hanya menurutku... Karena aku mengatakan bahwa aku selalu menyayanginya, menghormatinya, mencintainya bagaikan Ayahku itu bukan tanpa alasan. Dia memang seperti Ayah, sosok laki-laki yang penuh kasih dan selalu disegani, dan juga pecinta wanita...hahaha KOMPAK!
Begitulah akhir ceritaku hari ini...
HAPPY WEEKEND ^^

Kamis, 13 Desember 2012

Ku Bahagia Karena Aku Masih Mencintaimu

Pada suatu hari, dini hari... 
Seorang lelaki mendatangi seorang perempuan dan berkata : 
"Wahai perempuan... Jangan pernah kau bersedih. Jangan pernah pula kau menangis lagi. Jangan pernah menangisiku... Aku ingin melihatmu bahagia... Bahagia tanpa diriku..."Dan perempuan itu hanya menganggukkan kepalanya... 

Lelaki itu tak pernah tahu bahwa kata-katanya tlah menyakiti hati si perempuan, tak pernah tahu bahwa hari itu satu-satunya hari terburuk bersamanya... Dan tak pernah tahu bahwa setelahnya itu tangis si perempuan tumpah menahan peluh yang membanjiri hatinya. 

...Beberapa waktu kemudian______ 

di suatu malam... 
Dalam sujudnya, si perempuan terisak... dan berbisik lirih... 

"Wahai lelakiku... Bahagiakah kau saat ini.?? Dulu kau pernah bilang, kau ingin aku bahagia. Kau pun pernah berkata pada wanita-wanita yang menyayangimu, kau ingin mereka semua bahagia. Kini mereka telah menemukan kebahagiaannya seperti katamu... Berkat dirimu, mereka tlah bahagia... Aku pun begitu... Aku kini juga menemukan kebahagiaanku... Bahagiaku karna aku mencintaimu. Masih mencintaimu. Selalu mencintaimu. Bahagiaku bisa mencintai lelaki seperti dirimu. Caraku mencintaimu tak kan membuatku menangis lagi. Wahai lelakiku... Jangan pernah bersedih hanya karna mereka tak memilihmu... Aku yakin perasaan itu masih ada dihati mereka. Kau tahu kenapa.? Karna kau memang pantas untuk dicintai oleh setiap wanita. Aku bersyukur dapat mencintai dirimu, pernah menjadi bagian dari hidupmu. Wahai lelakiku... Ku ingin kaupun bahagia... Bahagia dengan caramu sendiri..." 
... Ya Allah lindungilah dia untukku..." 



#salam rindu untuk lelaki sepi



"My Memory"
01.39 PM 26-0ct-2011 

Senin, 23 Juli 2012

Diaaa (try to forget you)



I keep thinking of how much i love talking to you...

How good you look when you smile
How much i love your laugh
I day dream about you off and on,
Replaying pieces of our conversation
Laughing at funny things that you said or did...
I've memorized your face and
the way that you look at me...
I catch myself smiling again at what i imagine...
I wonder what will happen the next time we are together
and even though nothing will come out of this,
I know one thing for sure, for once...
I don't care,
I cherish every moment i have with you...


I Love You... :')

Selasa, 12 Juni 2012

Saranghae oppa


Aku menghormati orang itu...
Mungkin aku dilahirkan disini karena aku akan menyukai orang itu
Ku katakan aku akan selalu mencintainya dan aku selalu merindukannya
Sebanyak kata-kata yang selalu ada, ketika hari-hariku yang tidak cukup untuk mencintainya

Aku menghormati orang itu...
Sebagaimana aku menilai dirinya tidak hanya oleh kata-kata "aku cinta padamu"

Seandainya saja ketika aku bangun dan tidur bersama dengan orang itu,
Tidak apa bahkan jika aku hanya dimanfaatkan karena aku sangat menghormati orang itu

Malam-malam ketika aku sendiri, ketika aku tiba-tiba merindukannya, seolah-olah aku menahan napas
Perasaan yang luar biasa tidak dapat ku jelaskan
Saat ku menutup mata, salah satu kenangan muncul dalam pikiran
Untuk beberapa alasan aku suka itu, jadi aku hanya tertawa
Saat aku berjalan di sepanjang jalan, aku khawatir perjalananku menjadi sia-sia
Lalu aku menghentikan langkahku, tenggelam dalam pikiranku
Seseorang yang tinggal dalam hatiku adalah orang yang benar-benar kubutuhkan
Bahkan hanya berpikir tentang itu, hatiku terasa hangat
Seolah-olah matahari bersinar diatasnya

Rabu, 29 Juni 2011

♥ History Blog Ini ♥

Iseng-iseng aku buat blog ini karena perasaanku sekarang lagi seneng banget. Akhirnya ku temukan seseorang yang benar-benar ku sayangi...
Aku berharap hubungan kami bisa bertahan lama... dan syukur-syukur menjadi pelabuhan terakhirku utk hubungan lebih serius.

Entah mengapa aku selalu merasa takut jika mempunyai pacar baru...
Mungkin karena kegagalan-kegagalan dimasa lalu yang membuatku spt ini.
Mulai sekarang aku mencoba menata hidupku, dan menemukan hidup yang baru yang bisa membuatku bahagia...
Thanks God, semoga perasaan ini gak berubah. Amiiin

Hari ini tepat 25 hari usia pacaran aku sama si kurus, si kurus panggilan kesayanganku buat dia... :)
Awal aku mengenalnya 3 tahun yang lalu pada bulan yang sama dipertengahan Juni. Saat itu aku baru lulus dari SMA, aku datang ke kota dimana dia kuliah. Aku mengenalnya dari seorang laki-laki yg saat itu jadi pacarku, singkat cerita si kurus adalah sahabat mantanku pada saat itu.
Hubunganku dengan si kurus bisa dibilang sangat rumit. Sebelumnya aku hanya menganggapnya sbg kakak, dari awal kita udah deket banget, kita selalu saling mengolok jika bertemu ato sekedar sms ato comment fb, tapi kita akrab karena olokan2 itulah yg menjadikan kita deket. Tapi siapa sangka sekarang kita malah pacaran... aku tidak tahu sejak kapan aku mulai menyayanginya lebih dari seorang kakak, sama halnya aku tidak tahu apa yg membuatku menyukainya padahal aku tahu luar dalemnya dia spt apa. Aku tidak peduli asal usul itu, aku hanya bersyukur sekarang bisa sama dia.

Yang aku rasa sejak pacaran sama si kurus, banyak perubahan demi perubahan dalam diriku. Dan aku bersyukur perubahan itu hal yg positif. Meski terkadang aku merasa canggung berbicara dengannya, karena spt yg udah kukatakan dulu kami suka saling mengolok saat bercanda, sekarang aku gak bisa... Karena di negara kita ini mengajarkan para wanita menghormati pasangannya jadi aku tidak bisa mengolok dia spt biasanya. Aku bahkan tidak bisa mengatakan aku cemburu padanya yg didekati cewek-cewek cantik... tapi menurutku itu langkah awal dlm perubahan yg lebih baik. Disini aku benar-benar diuji kesabaran, aku yg gampang meledak-ledak,keras kepala dan berkata kotor sekarang tidak lagi... Jika diingat aku tidak pernah bisa sesabar itu pada mantan2ku dulu.

Awal kita jadian melalui telpon tepatnya tgl 5 Juni lalu, dari awal jadian kita belum pernah bertemu karena jarak kita memang jauh. Dan baru 6 hari lalu kita ketemu pas saat aku merayakan ulang tahunku ke 21. Ulang tahun kali ini yg sangat spesial karena si kurus memberi kejutan datang menemuiku. Gak ada hal lain yg kuinginkan selain ketemu dia. Aku bahagia bisa bersama si kurus selama 3 hari. 3 hari yg hanya utk aku... :) Love you kurus..

Utk 1 bulan kedepan aku bakal KKN, besok aku udah harus brangkat ke kota Trenggalek. Ada rasa sedih dan khawatir... Disana mungkin aku akn sangat sibuk aku takut gak punya waktu buat si kurus...
Tapi aku percaya kita bisa saling melengkapi...
Aku hanya bisa berdoa utk kebaikan hubungan kita, Tuhan tolong jaga hubungan ini dan jagalah orang yg sangat kusayangi ini...